Punggawa PSM Makassar Merapat Ke ADAMA

oleh

MAKASSAR – Dukungan paslon nomor urut 1, Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi terus mengalir.

Salah satunya dari Mantan Punggawa PSM Makassar, sejumlah mantan pemain PSM semisal Danny Marcel turut mendukung Mantan Wali Kota makassar 2014-2019 itu kembali menahkodai Makassar.

Bahkan the Legenda PSM, Syamsul Bahri Chaeruddin menilai Danny Pomanto lebih baik melanjutkan dan memimpin Kota Makassar.

Selain itu, Punggawa PSM lainnya Herman Kandiaman yang juga mantan Pelatih Kiper, turut mendukung paslon ADAMA dan all Out bersatu memenangkan Danny -Fatma di TPS. Sebab terbukti kepemimpinan Moh Ramdhan Pomanto sudah diakui menjadi Wali Kota terbaik.

“Perbedaan itu wajar dan akan terus menjaga silaturahmi. Jadi sekarang saya ADAMA’ Nomor 1,” kata dia, kemarin.

Sementara itu, Danny sapaan akrab Mohammad Ramdhan Pomanto mengapresiasi para legenda dan pemain PSM.

Tugu patung Ramang di Pantai Losari menjadi satu bukti bahwa legenda PSM itu akan selalu dihormati oleh masyarakat Sulawesi Selatan khususnya Makassar.

“Teringat ada masalah 100 tahun PSM. Pada saat itu PSM lebih baik. Disitu satu janji pada PSM membuat tugu patung Ramang di Pantai Losari,” ujar Danny.

Selain itu, kata dia sarpras khususnya di bidang olahraga turut menjadi perhatian pria yang berlatar belakang arsitek itu.

Selain stadion Andi Mattalatta, pembinaan para suporter PSM Makassar juga dinilai penting yang telah tersebar di seluruh Kecamatan.

“Pemerintah Kota tidak bisa membantu langsung. Insya Allah suporter akan dibina oleh camat dalam program pembinaan kepemudaan,” paparnya

“Usia dini pembinaan ada empat unsur. Bisa masuk di pendidikan tupoksi Kota Makassar yang legenda dalam mendidik sepakbola,” sambungnya.

Sejak dini, kata Danny pendidikan dasar harus ditanamkan.

“Kami punya program smart Milenial. Saya berjanji kita siapkan kawasan rekreasi seperti sepakbola. Misalnya stadion mini dan sirkuit di Barombong untuk kegiatan keolahragaan millenial,” paparnya.

“Mereka menjadi kebanggaan menegakkan nama Kota Makassar. Bagaimana PSM kedepan menjadi nomor satu di Indonesia,” pungkasnya. (*)