SAdAP Sayangkan Ada Busung Lapar di Makassar

oleh

MACCANEWS – Tokoh masyarakat Sulsel yang ada di Jakarta, Syarifuddin Daeng Punna (SAdAP) yang juga Dewan Pembina LMP Sulsel, menyayangkan masih ada ditemukan anak busung lapar di kota Makassar.

“Saya baru saja mendapatkan informasi dari beberapa orang melalui Putra Saya Ivan Adrian yang menyampaikan bahwa sahabatnya Edy Syaputra salah satu pedagang kaki lima yang ada di kawasan pasar senggol Mattoangin, mereka baru saja mendatangi lokasi tempat tinggal Anak busung Lapar yang berlokasi di Jalan Monginsidi Baru,” ujar pria yang akrab disapa SAdAP ini, Sabtu (22/1).

Salah seorang putera SAdAP berkomunikasi dengan Edy Syaputra beserta rekannya bernama Ramlan dengan memperlihatkan foto beserta video kondisi anak busung lapar yang tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat ucapnya.

Menurut eks kandidat calon Walikota Makassar ini, kinerja pemerintah setempat dipertanyakan dalam hal mengupdate pendataan warga yang seharusnya mendapatkan perhatian khusus, seperti busung lapar dan kemiskinan. Permasalahan ini sebaiknya diprioritaskan, apalagi masalah ini terkait hak hidup dan kemanusiaan setiap warga negara yang berdomisi di wilayahnya memimpin.

Masalah seperti ini seharusnya tidak terjadi di Kota Makassar yang pertumbuhan ekonominya dengan gini ratio diatas kota-kota besar lainnya yang ada di Indonesia bagian timur.

SAdAP sangat menyayangkan dan berharap pak Gubernur dan perangkat kerjanya yang ada di Kabupaten/Kota dapat bersinergi memikirkan masalah seperti ini agar kedepannya tidak adalagi di temukan anak balita yang mengalami busung lapar hanya karena asupan gizi mereka tidak terpenuhi dan kalau bisa kementerian sosial dapat menyalurkan bantuan bagi anak-anak yang mengalami busung lapar, lumpuh layu dan keterbelakangan mental.

“Bagi pemerintah kota, sebaiknya jangan hanya tinggal diam, seharusnya segera melakukan langkah-langkah untuk membantu korban busung lapar sebelum kondisi mereka semakin parah, termasuk Anggota DPRD Kota Makassar bisa secara langsung menyempatkan diri mendatangi korban, apalagi dana reses peruntukannya sangat jelas untuk kepentingan rakyat, membantu mereka lebih proporsional ketimbang melakukan kunjungan dapil dengan membuat acara ceremonial belaka,” tutur SAdAP.

Lanjutnya, SAdAP secara pribadi telah meminta kepada beberapa ormas yang naunginya diantaranya, Barisan LMP Sulsel, Inkatzu Poedibya Karate, Tim PANDAI, Lexy Yamaha, dan Anggota Dewan Ekonomi Indonesia Timur, untuk bersama sama bergerak membantu anak busung lapar di jalan Monginsidi Baru, kota Makassar yang saat ini membutuhkan uluran tangan. (*)