Luar Biasa, Presiden Jokowi Inginkan Makassar Jadi Percontohan Daerah Lain Lawan Covid-19

oleh

MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto memaparkan program Makassar Makassar Recover dihadapan Presiden RI, Joko Wododo saat mengadiri pelaksanaan Festival Vaksinasi di Hotel Dalton, Kamis, (18/3/2021).

Usai melihat proses vaksinasi di dalam Hall Mammiri Hotel Dalton, Danny Pomanto langsung mengajak Presiden Jokowi melihat Container Makassar Recover yang disimpan rapi di samping Hotel.

Pada kesempatan itu Danny menjelaskan bahwa program Makassar Recover telah diluncurkan secara resmi pada Jumat 5 Maret 2021 di kediaman pribadinya. Program ini menjadi komitmen Danny dan Fatma dalam melawan pandemik COVID-19.

“Ijin Pak Presiden, kami telah melaunching program Makassar Recover, dimana program ini salah satu cara pemerintah kota Makassar dalam menangani virus Covid-19 secara massif. “ucap Danny sambil menunjukkan Countainer yang akan digunakan untuk program Makaassar Recover.

Makassar Recover bakal diimplementasikan melalui tiga bagian yaitu Imunitas Kesehatan, Pemulihan Ekonomi dan Adaptasi Sosial. Bagian-bagian ini terdiri dari beberapa metode yaitu 11 metode untuk Imunitas Kesehatan, 6 metode untuk Pemulihan Ekonomi dan 9 metode untuk Adaptasi Sosial.

Salah satu metode itu adalah penerapan aplikasi Makassar Recover. Nantinya, data-data warga akan tertera, mulai dari nama, alamat hingga rekam medis. Selain itu, ada pula pemindaian barcode di setiap rumah dan terpantau di pusat pemantauan yang berada di Balaikota.

“Festival Vaksinasi Makassar ini kita buat dengan metoda baru yakni dengan tracing digital. Jadi dapat dengan mudah mendeteksi siapa saja yang terpapar virus ini,” kata Danny dihadapan Presiden Joko Widodo.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo menginginkan Kota Makassar menjadi percontohan untuk daerah lainnya.

“Saya sudah melihat sendiri bagaimana protokol kesehatan di terapkan dengan jumlah penerima vaksin sekitar 500 orang. Terima kasih kerja samanya Saya harap vaksinasi di Makassar bisa ditiru oleh Provinsi lainnya,” ungkap Jokowi.