Aktifitas Truk Bongkar Barang Resahkan Warga Sangir di Malam Hari

oleh

MAKASSAR – Diduga lantaran adanya pembiaran, aktifitas bongkar muat barang di Jalan Sangir, Kelurahan Melayu Baru, Kecamatan Wajo kian meresahkan warga.

“Apalagi di bulan suci Ramadhan ini, warga semakin tidak tenang untuk beristirahat. Sebab suara keras membuat kaget warga, Bahkan suara dentumannya kedengaran sampai Jalan Diponegoro,” kata Rosmawati, warga Jalan Sangir, Senin, (19/4/2020)

Menurut Ros sapaan akrabnya, truk tronton empat belas roda tersebut memuntahkan muatannya disertai suara keras bak “bom meledak”.

Brammm..bramm begitu bunyi bising pilar besi yang diturungkan dari truk tersebut sekira pukul 1 dini hari tersebut.

“Sesua aturan harusnya kan truk tidak boleh masuk ke kota kecuali akses ke kawasan pergudangan di Biringkaya dan Tamalanrea, kan sudah jelas perda dan perwalinya. Tapi kok masih dilabrak,” sesal Ros.

Pemilik usaha tersebut adalah PT Sanggar Laut, berdasarkan informasi yang dihimpun dilapangan, perusahaan yang dimaksud juga melakukan aktifitas pembangunan namun tak ada tanda-tanda adanya izin mendirikan bangunan maupun izin dari dinas terkait lainnya.

“Kami mohon pemilik usaha tersebut untuk tidak mengulangi lagi, apalagi ada beberapa warga disini yang sedang sakit. Takutnya terjadi apa-apa kepada warga,” keluh Ros yang juga tokoh masyarakat di Melayu Baru. (*)