Tingkatkat Nilai Jamur Tiram di Desa Sokkalia, Dosen UNM Beri Pelatihan

oleh

Macca.news – Desa Sokkalia, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan dikenal sebagai daerah budidaya jamur tiram.

Kendati begitu, olahan pangan berbahan dasar jamur tiram masih berbatas pada sayur dan keripik. Oleh karnanya beberapa mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (Mipa) memberikan pelatihan terhadap masyarakat Desa Sokkalia.

“Masyarakat belum mengetahui tentang teknologi tepat guna untuk mengolah jamur tiram dalam berbagai jenis olahan sehingga dapat bertahan lama dan bernilai gizi tinggi sebagai sumber protein berbasis nabati berperan sebagai bahan pangan,” kata Hartati salah seorang pemateri dalam pelatihan tersebut, Rabu (8/09/2021).

Menurutnya ada potensi lokal di Kabupaten Gowa, dengan menambahkan nilai ekonomi pengolahan jamur tiram menjadi berbagai produk yang tahan lama. Ia mengungkapkan, hanya saja warga desa belum mengetahuinya.

“Begitupula mereka belum mengetahui bagaimana jamur tiram dapat di olah dalam berbagai jenis produk atau diversifikasi pengolahan yang brernilai ekonomi sehingga dapat menambah pendapatan keluarga,” terangnya.

Hartati menjelaskan, sebelum pelatihan pemateri mentransfer pengetahuan kepada peserta. Selain itu, menginformasikan bahan baku yang baik untuk berbagai produk, produk diversifikasi, jenis-jenis produk yang akan dipraktekan dalam kegiatan.

“Materi inti yang dipraktekan dalam pelatihan adalah pembuatan otak-otak jamur tiram dan nugget jamur tiram. Peragaan dan demonstrasi pembuatan produk jamur tiram dilakukan bersama dengan peserta pelatihan,” tutupnya.

Diketahui pelatihan ini digagas melalui Program Kemitraan Masyarakat bekerjasama dengan Jurusan Biologi MIPA Universitas Negeri Makassar. Adapun hasil yang ingin dicapai pada kegiatan, agar pengolahan hasil budidaya jamur tiram meningkatkan nilai tambahnya produk, serta menambah pengetahuan juga keterampilan.