Mantap, Dua Narsum di Bantaeng Kupas Tuntas Literasi dan Inovasi Pendidikan

oleh

 

MACCANEWS. – Guna mendorong peningkatan kompetensi guru SMKN 3 Bantaeng menggelar Workshop dengan Tema “Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Manejemen Sekolah Berbasis Kompetensi Guru dan Siswa”.

Pelatihan tersebut yang difasilitasi oleh Pusdiklat JOIN Nasional dan JOIN Bantaeng, melibatkan inovator tenaga ahli inovasi Direktur Bontain Institute Abd Rahman Ramlan dan Pegiat Literasi Sulhan Yusuf, di aula SMKN 3 Bantaeng pada Rabu hingga Kamis 03-04 November 2021.

Didepan puluhan peserta tenaga pendidik tingkat SMK, kedua pemateri yang berkompeten itu, duel maut mengupas tuntas untuk mendorong pengembangan kompetensi guru terkait literasi dan inovasi di bidang pendidikan.

Pegiat Literasi, Sulhan Yusuf mengerahkan 6 jurus kemampuan literasi yakni literasi baca tulis, numerik, digital, sains, budaya dan kewargaan.

Dengan memiliki ke enam kapasitas itu, akan melahirkan 4 kapasitas berinovasi yakni kemampuan memecahkan masalah (problem solving), kreativitas, komunikasi dan kemampuan berkolaborasi.

Sementara itu Tenaga Ahli Inovasi, Rahman Ramlan tak kalah hebatnya- mengeluarkan jurus prinsip berinovasi.

Menurutnya, untuk menciptakan sebuah inovasi yang efektif mengatasi masalah dan memberikan kemanfaatan, maka seorang inovator mesti memegang 4 prinsip yaitu 1) komitmen dan Optimis, 2) Human Centre, 3) Experimental (berani menguji ide), dan 4) Collaboration.

“Seorang inovator mesti memegang 4 prinsip yaitu 1) komitmen dan Optimis, 2) Human Centre, 3) Experimental (berani menguji ide), dan 4) Collaboration,” terang Rahman Ramlan.

Olehnya itu lanjut Rahman, kompetensi guru bukan hanya pada kemampuan pedagogik, tapi juga harus memilki kompetensi sosial, profesional, kepribadian dan inovatif,” tandasnya.

Ketua JOIN Bantaeng Alimin DS memberikan apresiasi terhadap keduanya. Menurutnya mereka memiliki kapasitas dan kemampuan sangat luar biasa dalam memaparkan materinya didepan puluhan peserta tenaga pendidik.

“Kita patut berikan apresiasi terhadap kedua pemateri ini, dalam menyalurkan ilmu yang dimiliki didepan puluhan peserta sangat luar biasa, bongkar tuntas dengan jurus kemampuan masing masing. Keduanya guna mendorong guru terkait literasi dan inovasi pendidikan,” imbuh Alimin.-(*)

Editor Suaedy